Pengertian Infeksi Nifas

Infeksi nifas adalah semua peradangan yang disebabkan oleh kuman yang masuk ke dalam organ genital pada saat persalinan dan masa nifas.

Infeksi nifas adalah infeksi bakteri pada traktus genitalia yang terjadi setelah melahirkan, ditandai dengan kenaikan suhu sampai 38 derajat Celsius atau lebih selama 2 hari dalam 10 hari pertama pasca persalinan, dengan mengecualikan 24 jam pertama (Joint Committee on Maternal Welfare, AS).

Insidensi Infeksi Nifas

Infeksi nifas terjadi 1-3 %. Infeksi jalan lahir 25-55 % dari semua kasus infeksi.

Penyebab Infeksi Nifas

Infeksi nifas dapat disebabkan oleh masuknya kuman ke dalam organ kandungan maupun kuman dari luar yang sering menyebabkan infeksi. Berdasarkan masuknya kuman ke dalam organ kandungan terbagi menjadi:

  1. Ektogen (kuman datang dari luar)
  2. Autogen (kuman dari tempat lain)
  3. Endogen (kuman dari jalan lahir sendiri)

Selain itu, infeksi nifas dapat disebabkan oleh:

  1. Streptococcus Haemolyticus Aerobic
  2. Staphylococcus Aerus
  3. Escheria Coli
  4. Clostridium Welchii

Streptococcus Haemolyticus Aerobic

Streptococcus Haemolyticus Aerobic merupakan penyebab infeksi yang paling berat. Infeksi ini bersifat eksogen (misal dari penderita lain, alat yang tidak steril, tangan penolong, infeksi tenggorokan orang lain).

Staphylococcus Aerus

Cara masuk Staphylococcus Aerus secara eksogen, merupakan penyebab infeksi sedang. Sering ditemukan di rumah sakit dan dalam tenggorokan orang-orang yang nampak sehat.

Escheria Coli

Escheria Coli berasal dari kandung kemih atau rektum. Escheria Coli dapat menyebabkan infeksi terbatas pada perineum, vulva dan endometrium. Kuman ini merupakan penyebab dari infeksi traktus urinarius.

Clostridium Welchii

Clostridium Welchii bersifat anaerob dan jarang ditemukan akan tetapi sangat berbahaya. Infeksi ini lebih sering terjadi pada abortus kriminalis dan persalinan ditolong dukun.

Patofisiologi Infeksi Nifas

Tempat yang baik sebagai tempat tumbuhnya kuman adalah di daerah bekas insersio (pelekatan) plasenta. Insersio plasenta merupakan sebuah luka dengan diameter 4 cm, permukaan tidak rata, berbenjol-benjol karena banyaknya vena yang ditutupi oleh trombus. Selain itu, kuman dapat masuk melalui servik, vulva, vagina dan perineum.

Cara Terjadi Infeksi

Infeksi nifas dapat terjadi karena:

  1. Manipulasi penolong yang tidak steril atau pemeriksaan dalam berulang-ulang.
  2. Alat-alat tidak steril/ suci hama.
  3. Infeksi droplet, sarung tangan dan alat-alat yang terkontaminasi.
  4. Infeksi nosokomial rumah sakit.
  5. Infeksi intrapartum.
  6. Hubungan seksual akhir kehamilan yang menyebabkan ketuban pecah dini.

Faktor Predisposisi Infeksi Nifas

Faktor predisposisi infeksi nifas antara lain:

  1. Semua keadaan yang dapat menurunkan daya tahan tubuh, seperti perdarahan banyak, pre eklampsia, malnutrisi, anemia, infeksi lain (pneumonia, penyakit jantung, dsb).
  2. Persalinan dengan masalah seperti partus/persalinan lama dengan ketuban pecah dini, korioamnionitis, persalinan traumatik, proses pencegahan infeksi yang kurang baik dan manipulasi yang berlebihan.
  3. Tindakan obstetrik operatif baik per vaginam maupun per abdominal.
  4. Tertinggalnya sisa plasenta, selaput ketuban dan bekuan darah dalam rongga rahim.
  5. Episiotomi atau laserasi jalan lahir.

Tanda dan Gejala Infeksi Nifas

Tanda dan gejala yang timbul pada infeksi nifas antara lain demam, sakit di daerah infeksi, warna kemerahan, fungsi organ terganggu. Gambaran klinis infeksi nifas adalah sebagai berikut:

  1. Infeksi lokal
  2. Infeksi umum

Infeksi lokal

Warna kulit berubah, timbul nanah, bengkak pada luka, lokia bercampur nanah, mobilitas terbatas, suhu badan meningkat.

Infeksi umum

Sakit dan lemah, suhu badan meningkat, tekanan darah menurun, nadi meningkat, pernafasan meningkat dan sesak, kesadaran gelisah sampai menurun bahkan koma, gangguan involusi uteri, lokia berbau, bernanah dan kotor.

Klasifikasi Infeksi Nifas

Penyebaran infeksi nifas terbagi menjadi 2 golongan yaitu:

  1. Infeksi terbatas pada perineum, vulva, vagina, serviks dan endometrium.
  2. Infeksi yang penyebarannya melalui vena-vena (pembuluh darah).
  3. Infeksi yang penyebarannya melalui limfe.
  4. Infeksi yang penyebarannya melalui permukaan endometrium.

Infeksi pada perineum, vulva, vagina, serviks dan endometrium

Penyebaran infeksi nifas pada perineum, vulva, vagina, serviks dan endometrium meliputi:

  1. Vulvitis
  2. Vaginitis
  3. Servisitis
  4. Endometritis

Vulvitis

Vulvitis adalah infeksi pada vulva. Vulvitis pada ibu pasca melahirkan terjadi di bekas sayatan episiotomi atau luka perineum. Tepi luka berwarna merah dan bengkak, jahitan mudah lepas, luka yang terbuka menjadi ulkus dan mengeluarkan nanah.

Vaginitis

Vaginitis merupakan infeksi pada daerah vagina. Vaginitis pada ibu pasca melahirkan terjadi secara langsung pada luka vagina atau luka perineum. Permukaan mukosa bengkak dan kemerahan, terjadi ulkus dan getah mengandung nanah dari daerah ulkus.

Servisitis

Infeksi yang sering terjadi pada daerah servik, tapi tidak menimbulkan banyak gejala. Luka serviks yang dalam dan meluas dan langsung ke dasar ligamentum latum dapat menyebabkan infeksi yang menjalar ke parametrium.

Endometritis

Endometritis paling sering terjadi. Biasanya demam mulai 48 jam postpartum dan bersifat naik turun. Kumankuman memasuki endometrium (biasanya pada luka insersio plasenta) dalam waktu singkat dan menyebar ke seluruh endometrium. Pada infeksi setempat, radang terbatas pada endometrium. Jaringan desidua bersama bekuan darah menjadi nekrosis dan mengeluarkan getah berbau yang terdiri atas keping-keping nekrotis dan cairan. Pada infeksi yang lebih berat batas endometrium dapat dilampaui dan terjadilah penjalaran.

Infeksi nifas yang penyebarannya melalui pembuluh darah

Infeksi nifas yang penyebarannya melalui pembuluh darah adalah Septikemia, Piemia dan Tromboflebitis pelvica. Infeksi ini merupakan infeksi umum yang disebabkan oleh kuman patogen Streptococcus Hemolitikus Golongan A. Infeksi ini sangat berbahaya dan merupakan 50% dari semua kematian karena infeksi nifas.

Septikemia

Septikemia adalah keadaan dimana kuman-kuman atau toksinnya langsung masuk ke dalam peredaran darah dan menyebabkan infeksi.

Gejala klinik septikemia lebih akut antara lain: kelihatan sudah sakit dan lemah sejak awal; keadaan umum jelek, menggigil, nadi cepat 140 – 160 x per menit atau lebih; suhu meningkat antara 39-40 derajat Celcius; tekanan darah turun, keadaan umum memburuk; sesak nafas, kesadaran turun, gelisah.

Piemia

Piemia dimulai dengan tromflebitis vena-vena pada daerah perlukaan lalu lepas menjadi embolus-embolus kecil yang dibawa ke peredaran darah, kemudian terjadi infeksi dan abses pada organ-organ yang diserangnya.

Gejala klinik piemia antara lain: rasa sakit pada daerah tromboflebitis, setelah ada penyebaran trombus terjadi gejala umum diatas; hasil laboratorium menunjukkan leukositosis; lokia berbau, bernanah, involusi jelek.

Tromboflebitis

Radang pada vena terdiri dari tromboflebitis pelvis dan tromboflebitis femoralis. Tromboflebitis pelvis yang sering meradang adalah pada vena ovarika, terjadi karena mengalirkan darah dan luka bekas plasenta di daerah fundus uteri. Sedangkan tromboflebitis femoralis dapat menjadi tromboflebitis vena safena magna atau peradangan vena femoralis sendiri, penjalaran tromboflebitis vena uterin, dan akibat parametritis. Tromboflebitis vena femoralis disebabkan aliran darah lambat pada lipat paha karena tertekan ligamentum inguinale dan kadar fibrinogen meningkat pada masa nifas.

Infeksi nifas yang penyebaran melalui jalan limfe

Infeksi nifas yang penyebarannya melalui jalan limfe antara lain peritonitis dan parametritis (Sellulitis Pelvika).

Peritonitis

Peritonitis menyerang pada daerah pelvis (pelvio peritonitis). Gejala klinik antara lain: demam, nyeri perut bawah, keadaan umum baik. Sedangkan peritonitis umum gejalanya: suhu meningkat, nadi cepat dan kecil, perut kembung dan nyeri, terdapat abses pada cavum douglas, defense musculair, fasies hypocratica. Peritonitis umum dapat menyebabkan kematian 33% dari seluruh kamatian karena infeksi.

Parametritis (sellulitis pelvika)

Gejala klinik parametritis adalah: nyeri saaat dilakukan periksa dalam, demam tinggi menetap, nadi cepat, perut nyeri, sebelah/kedua belah bagian bawah terjadi pembentukkan infiltrat yang dapat teraba selama periksa dalam. Infiltrat terkadang menjadi abses.

Infeksi nifas yang penyebaran melalui permukaan endometrium

Infeksi nifas yang penyebaran melalui permukaan endometrium adalah salfingitis dan ooforitis. Gejala salfingitis dan ooforitis hampir sama dengan pelvio peritonitis.

Pencegahan Infeksi Nifas

Infeksi nifas dapat timbul selama kehamilan, persalinan dan masa nifas, sehingga pencegahannya berbeda.

Selama kehamilan

Pencegahan infeksi selama kehamilan, antara lain:

  1. Perbaikan gizi.
  2. Hubungan seksual pada umur kehamilan tua sebaiknya tidak dilakukan.

Selama persalinan

Pencegahan infeksi selama persalinan adalah sebagai berikut:

  1. Membatasi masuknya kuman-kuman ke dalam jalan lahir.
  2. Membatasi perlukaan jalan lahir.
  3. Mencegah perdarahan banyak.
  4. Menghindari persalinan lama.
  5. Menjaga sterilitas ruang bersalin dan alat yang digunakan.

Selama nifas

Pencegahan infeksi selama nifas antara lain:

  1. Perawatan luka post partum dengan teknik aseptik.
  2. Semua alat dan kain yang berhubungan dengan daerah genital harus suci hama.
  3. Penderita dengan infeksi nifas sebaiknya diisolasi dalam ruangan khusus, tidak bercampur dengan ibu nifas yang sehat.
  4. Membatasi tamu yang berkunjung.
  5. Mobilisasi dini.

Pengobatan Infeksi Nifas

Pengobatan infeksi pada masa nifas antara lain:

  1. Sebaiknya segera dilakukan kultur dari sekret vagina dan servik, luka operasi dan darah, serta uji kepekaan untuk mendapatkan antibiotika yang tepat.
  2. Memberikan dosis yang cukup dan adekuat.
  3. Memberi antibiotika spektrum luas sambil menunggu hasil laboratorium.
  4. Pengobatan mempertinggi daya tahan tubuh seperti infus, transfusi darah, makanan yang mengandung zat-zat yang diperlukan tubuh, serta perawatan lainnya sesuai komplikasi yang dijumpai.

Pengobatan Kemoterapi dan Antibiotika Infeksi Nifas

Infeksi nifas dapat diobati dengan cara sebagai berikut:

  1. Pemberian Sulfonamid – Trisulfa merupakan kombinasi dari sulfadizin 185 gr, sulfamerazin 130 gr, dan sulfatiozol 185 gr. Dosis 2 gr diikuti 1 gr 4-6 jam kemudian peroral.
  2. Pemberian Penisilin – Penisilin-prokain 1,2 sampai 2,4 juta satuan IM, penisilin G 500.000 satuan setiap 6 jam atau metsilin 1 gr setiap 6 jam IM ditambah ampisilin kapsul 4×250 gr peroral.
  3. Tetrasiklin, eritromisin dan kloramfenikol.
  4. Hindari pemberian politerapi antibiotika berlebihan.
  5. Lakukan evaluasi penyakit dan pemeriksaan laboratorium.

sumber:http://www.lusa.web.id


BACA BERITA LAINNYA:

Hukum Aqiqah
Jual Kambing Kendit/Kendet
Tips Menjaga Kehamilan
TUNTUNAN AQIQAH DALAM ISLAM
Jual Kambing Super
Tips Hamil: Doa Agar Mudah Melahirkan Anak
Tata Laksana Inisiasi Menyusui Dini (IMD)
kUMPULAN NAMA ANAK YANG ISLAMI
SENAM IBU HAMIL
Tip berpuasa romadhon bagi ibu hamil
8 Panduan Pola Makan Ibu hamil
Tips Menghadapi Saat Bersalin/melahirkan
Ceklist Persiapan Melahirkan
Ceklist Persiapan Melahirkan
KENALI TANDA-TANDA PERSALINAN
Tips Wajib Bagi Ibu Menyusui
Tips agar ASI lancar dan banyak
Tips Posisi Menyusui
Menabjubkan, Plasenta untuk obat strok,jantung,dll
Makanan Cerdas Saat Hamil
Tips Cepat Punya Anak/Momongan
Bagian-bagian daging kambing yang paling lezal
Tips Mengatasi Konstraksi Awal Kelahiran
Ternyata Menyusui Itu Membuat Langsing
Banyak Minum Es sewaktu hamil membuat janin besar?
Tips Ibu Hamil Tidak Mudah Marah (Mengelola Stres)
Mengatur Waktu Tidur Pada Ibu Menyusui pertama Kali
Cara Mengoptimalkan perkembangan Motorik Pada Bayi 4-6 Bulan
Tips Saat bayi Anda terserang batuk pilek
Hitungan Aplikasi Tenaga Surya Untuk Perumahan
Informasi dan Jadwal Imunisasi bagi Bayi Anda
Tips Ibu Hamil merasa Nyaman tidurnya
Ayo Ajak Bayi anda Bicara,,Penting...Lho
Belajar Menghitung Tanggal Kelahiran Bayi Anda
Tips Meningkatkan Peluang Agar Cepat Hamil
Info Penting \"Beberapa Fakta Tentang Rasa ASI\"
Bimbinglah belajar Mulai Dari Awal Kelahiran.....
Bagaimana Kalau Ibu Hamil Kurus?
Kok Bayiku Gak Mau Minum ASI?
Anak Kita Manja?Materialis, dan Hedonis? Salahkah kita dalam mengarahkan?
Sangat Penting Asam Folat pada Makanan Ibu Hamil
Latihan Fisik Ibu Hamil Untuk Persiapan Melahirkan Si kecil
Lima Hal penting untuk pertumbuhan otak Bayi Anda
Amankah Menggunakan Baby Walker??
Tips Mengatasi Panas dan Rewel Saat Akan Tumbuh Gigi
Manfaat Musik Bayi untuk Merangsang Kecerdasan Otak
Tips Memasak Daging Kambing
Tips Memasak Sayuran Yang Benar
Cara Agar Peralatan dari Teflon Awet
Belajar jadi "dokter pribadi" untuk si buah hati
4 Makanan untuk Meningkatkan Kesuburan
Tips Merawat Bayi Baru Lahir
Tips Dapur Higienis
Cara Mengolah Makanan Agar Tetap Sehat
10 Makan Penuh Gizi Untuk Ibu Hamil
Ayo Buat Dapur anda Sehat
Tips Mengatasi Kaki Bengkak Setelah Melahirkan
Setelah Melahirkan Bolehkah menggunakan Stagen atau Gurita?
Tips Menjaga Berat Badan Ideal Saat Hamil
4 Hal Sangat Penting dilakukan Sesaat Setelah Kelahiran
Vitamin dan Suplemen Untuk Ibu Hamil
Perut Terasa Gatal di saat Hamil ?
Kelahiran Sudah Dekat
Cara Merawat Tali Pusar Bayi
7 hal Surpraise Saat menjadi Ibu Baru, Apa Saja?
Tips Kelahiran: 6 kesalahan saat mengejan
Tata cara Membuat Akte Kelahiran
10 Trik Lancar Bersalin
Tips Buat Ibu-Ibu Yang Kepingin Melahirkan Normal
Cara Alami Rangsang Mudah Dalam Persalinan
Kebutuhan Gizi Dasar Ibu Habis Melahirkan
Masa Kritis Pasca Melahirkan
5 zat aditif/tambahan yang harus Dihindari
Cara Mengejan Yang Benar Saat Melahirkan
Cara Menentukan Jenis Kelamin Tanpa USG
Bolehkah Bayi Tidur Pakai Guling
Jangan Panik,Cara Jitu Menangani Bayi Menangis
Pilihan Musik Untuk Bayi
Tips Cermat Memilih Nama Bayi
CARA MENGATASI KECEMASAAN SAAT MELAHIRKAN
TIPS MENYUSUI SAAT BENCANA
Apakah itu scan 3D dan 4D?
17 Tanda-tanda Kehamilan
10 Tanda Kehamilan (Part 1)
10 Tanda Kehamilan (Part 2)
Sedikit Informasi Pada Saat Usia Kehamilan 7 bulan
Proses Kehamilan Secara Urut yang Wajib Anda Ketahui
Gelagat Ibu Hamil Cerminkan Jenis Kelamin Janin
TIPS MENYUSUI BAYI PREMATUR
OLAH RAGA PALING BAIK UNTUK IBU HAMIL
TIPS BUGAR SETELAH MELAHIRKAN
P3K IBU HAMIL
PENTING MENGHITUNG GERAKAN/TENDANGAN BAYI
RESIKO OBESITAS SAAT HAMIL
TIPS MENYUSUI BAYI PREMATUR
APA PENGARUHNYA EMOSI IBU TERHADAP PRODUKSI ASI
Tips Mengusir Susah Tidur Pada Ibu habis Melahirkan
DASYATNYA SHOLAT 1/3 MALAM
Cuaca Alam merupakan Rahmat Allah SWT
Siapa penghuni Surga dan Neraka?
Tiga hal dalam kebaikan
Tinggi Nabi Adam dan Semua Orang yang Masuk Surga ialah 60 Hasta
Mukjizat ketika Nabi Saw Memberi Makan 130 Orang dengan seekor biri-biri
hadits HARI INI ; PENYAMBUNG TALI SILATURAHMI
Hadits Hari Ini : Mengapa Harus Menjaga Lisan Kita
hadits Hari Ini :Sedekah; Penyelamat dari Api Neraka
Hadist Hari Ini : Jujur Itu Membawa ketentraman
Hadits Hari Ini : Ancaman Mengambil Hak Orang Lain
Hadits Hari Ini : Tutup Mulut Saat Akan Menguap
GANGGUAN MATA PADA BAYI
RESEP UNTUK MAKANAN BAYI : CARA MEMBUAT BUBUR NASI SAUS KUTUK
MENGATASI MATA BELEKAN PADA BAYI/BALITA
Bolehkah Wanita Hamil Berpuasa?
Mengatasi Gangguan Tidur Selama Kehamilan
Tips Berpuasa Selama Masa kehamilan
Tips Memerah ASI di Kantor
AMANKAH IBU HAMIL MENYUSUI BAYINYA?
WASPADAI KEGUGURAN
Cegah Lemas Waktu Puasa di Minggu 3-4
9 Tips Sehat Berpuasa Bagi Penderita Mag
Praktis
Hemat
Syar'i
Tips Gerakan Senam Sehabis Melahirkan
TIPS CARA MEMIJAT IBU HAMIL OLEH AYAH
TIPS MENGATASI KEPUTIHAN DI SAAT HAMIL
TIPS AGAR BAYI TIDAK MENGANTUK SAAT MENYUSU
TIPS MENGATASI KONTRAKSI AWAL KELAHIRAN
TIPS PENGATURAN PENCAHAYAAN DI KAMAR BAYI
MENGENAL BERBAGAI JENIS KONSTRAKS
TIPS MAKANAN PERANGSANG KONSTRAKSI KEHAMILAN
TIPS MENYAJIKAN ASI
TIPS MELAHIRKAN NORMAL SETELAH MELAHIRKAN SESAR
GANGGUAN KEHAMILAN YANG BERULANG
SEBERAPA BANYAK KEBUTUHAN AIR IBU MENYUSUI?
10 Macam Kesalahan Orang Tua Baru
TIPS HIGIENIS SETELAH MELAHIRKAN
TIPS SUKSES MEMOMPA ASI
PERENCANAAN OPERASI SESAR SEBELUM KELAHIRAN
ANAK KEDUA TIDAK HARUS SESAR
SAAT HUJAN PERLUKAH BAYI MANDI 2 KALI?
WASPADA INFEKSI RAHIM PASCA MELAHIRKAN DAN BAGAIMANA PENANGANANYA.
TIPS MERAWAT JAHITAN PACA MELAHIRKAN
BEBERAPA JENIS JAHITAN PASCA MELAHIRKAN DAN PERAWATANNYA
Air Kelapa untuk Ibu Hamil
Ibu Hamil Butuh Banyak Zat Besi
Kenali 5 Penyebab Diare Pada Awal Kehamilan
Amankah Makanan Ber-MSG Untuk Ibu Hamil?
Waspadai Bahaya Radiasi Ponsel Untuk Kesehatan Janin
10 Kemuliaan Wanita Hamil Dalam Islam
Manfaat ASI Ekslusif
Tips Mengatasi Mual di Pagi Hari Saat Hamil
Tips "Membujuk" Janin Agar Lahir Alami
Normal atau Tidaknya Kotoran Bayi Anda
CARA MEMBERSIHKAN PUSAR BAYI
Pentingnya Memuliakan Sesama Muslim Dan Ancaman Bagi Yang Menghinanya
Ucapan Salam Menumbuhkan Kasih Sayang
Tips agar Anak suka Sayuran
Mengatasi kepala peyang pada Bayi
Kuning Pada Bayi
Agar Anak Lahir Cerdas
Tips Puasa Sehat Untuk Ibu Menyusui
Makan Cokelat Bisa Cegah Preeklamsia Pada Ibu Hamil
Asupan Vitamin D Selama Kehamilan Turunkan Risiko Alergi Bayi
Tanda Bayi Susah Buang Air Besar & Cara Menanganinya
Pelukan Lembut Untuk Kesehatan Si Kecil
Tips Merawat Bayi Baru Lahir
Belajar Merawat Bayi Baru Lahir Bagi Pasangan Muda
TIPS MEMANDIKAN BAYI BAGI IBU MUDA
Tips Mengatasi Batuk Dahak pada Bayi
Tips Mengecilkan Perut Setelah Melahirkan
Kesehatan Ibu Bayi Baru Lahir dan Anak
Penyebab Sariawan Pada Anak
DOS KEMASAN
DOS KEMASAN
ARMADA EKSLUSIF
Kelelahan PAda Ibu Hamil
Berapa lama anak tidur
Ibu Baru Harus Tahu Cara Mencuci Baju Bayi
Mengabaikan Anak, Menghambat Kemampuan Bicara Anak
Mainan Bayi: Kiat Memilih Mainan untuk Si Kecil yang Benar
Melahirkan Secara Normal Banyak Manfaatnya Lho!
Tips dan Cara Memilih Pakaian Bayi
Pijat Pada Bayi
Penyebab Obesitas Dan Pencegahan Obesitas Pada Anak
MENGATASI DEMAM PADA ANAK TANPA OBAT OBATAN
Menjaga Daya Tahan Tubuh Ibu Hamil

Melati AQIQAH....?

InsyaAllah kami siap melayani pesanan Anda, ANDA SMS KAMI DATANG

PIN BB : 267AA99F, 0274 -8291155,081802737133

Pesan Sekarang

"Feedback Pelanggan"
Terima Kasih telah mempercayakan Aqiqah kepadaMelatiAQIQAH

{customer}